Monday, August 1, 2011

Rasulullah Memberi Tanda Tentang Hamba Allah Yang Muflis


HHRS 2.0 - Suatu ketika Rasulullah saw bertanya kepada sahabat-sahabatnya, "wahai sahabat-sahabatku tahukah kamu siapakah orang yang muflis itu?" Salah seorang sahabat Nabi menjawab, "Ya Rasulullah, orang yang muflis itu adalah orang yang mengalami kerugian akan harta bendanya sehingga ia tidak mempunyai apa-apa lagi. "

"Tidaklah demikian wahai sahabatku." Jawab Nabi saw. "Orang yang muflis adalah orang yang datang pada hari kiamat membawa pahala solatnya, puasanya, zakat, sedekahnya, wakafnya, hajinya dan umrohnya, tetapi ketika seluruh pahala kebaikannya itu ditimbang di hadapan Allah SWT, datanglah ISTRINYA yang mengadukan kezaliman yang diterimanya ketika hidup di dunia dahulu . "Ya Allah dahulu aku selalu mendapat layanan kasar darinya dan ia selalu menyakitiku." Maka Allah menyuruh agar orang itu membayar kepada isterinya dengan sebahagian pahalanya.

Kemudian datang lagi ANAKNYA mengadukan kezaliman yang diterimanya kepada Allah SWT. "Ya Allah dahulu ketika aku hidup di dunia, ayahku ini memperlakukan dengan tidak adil. Ia melebihkan saudaraku yang satu dari diriku. Disaat aku dalam kesulitan, ia tidak memperdulikanku walaupun aku selalu berbakti kepadanya. "Maka Allah menyuruh orang itu membayar kepada anaknya dengan sebahagian pahalanya.

Kemudian datang lagi orang lain yang mengadukan kepada Allah. "Ya Allah dahulu ia menyebarkan berita bohong (fitnah) tentang diriku." Maka Allah menyuruhnya untuk membayar dengan pahala kepada orang yang mengadu itu.

Kemudian datang lagi orang yang lain yang mengadukan kezaliman, sehingga akhirnya seluruh pahala solat, haji, umrah, puasa, zakat, sedeqah, dan wakafnya itu habis dipakai untuk membayar orang-orang yang pernah ia zalimi dan ia rampas hak-hak mereka semasa ia hidup di dunia.

Sementara itu, orang-orang yang mengadu masih saja datang. Maka Allah 'Azza wa Jalla dengan adil memutuskan agar dosa orang yang mengadu itu dipindahkan kepadanya sebagai tebusan atas kezaliman yang pernah ia lakukan ketika di dunia dahulu. "

Rasulullah meneruskan, "Itulah orang yang muflis. Ia rajin beribadah tetapi ia tidak mempunyai akhlak yang baik. Ia banyak melakukan ketidakadilan, merampas hak orang lain, dan banyak menyakiti hati orang lain. "(HR At Tirmidzi)

(Dari buku "Muhammad" karya Abu Bakr Siraj al-Din)

Diterjemah dari situslakalaka

0 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Hari-hari rakyat susah 2.0 Copyright © sejak 2007 Hari-hari rakyat susah 2.0 Keretaburuk/Tempe Goreng Blogger Template