Friday, August 12, 2011

Islam di mata Presiden Amerika Syarikat dari George Washington hingga Barack Obama

Islam di Mata Para Presiden AS


HHRS 2.0 - Islam telah menjadi sebahagian daripada asas nilai-nilai kebangsaan di Amerika Syarikat sejak agama ini masuk pada abad ke-18. Terbukti, beberapa ketua negara AS tidak memandang Islam sebelah mata, bahkan menjadikannya rakan kongsi.

Hal ini disampaikan oleh Utusan Khusus Menteri Luar Negeri AS untuk Masyarakat Muslim, Farah Anwar Pandith, kepada VIVAnews.com, Selasa, 9 Ogos 2011.

Dia mengatakan Islam yang datang melalui para pendatang dari Timur Tengah telah beratus-ratus tahun menyumbang nilai-nilai di AS. "Ini yang telah menjadikan Islam bahagian dari AS. Imigran memperkaya AS dengan budaya dan warisan yang mereka bawa," ujar Pandith.

Beberapa ketua negara, bermula dari George Washington hingga Barack Obama, menghormati hal ini. Pelbagai dokumen dan laporan, lanjut Pandith, juga menunjukkan sejarah hubungan antara ketua negara AS dengan Islam.

"Presiden Thomas Jefferson memiliki al-Quran di perpustakaan peribadinya. John Quincy Adam, adalah presiden AS pertama pernah mengadakan berbuka puasa bersama di Rumah Putih, tamunya adalah Duta Besar Tunisia," kata Pandith.

Tidak sampai di situ, kata Pandith lagi , 50 tahun lalu Presiden Eisenhower memberikan tanah di Washington DC bagi warga Muslim untuk membina masjid dan kubur. Tanah ini diberikan selepas Eisenhower memahami keluh kesah Muslim di Washington yang tidak mempunyai tempat ibadah. "Tempat inilah yang kemudian menjadi Islamic Center Washington," kata Pandith.

Presiden Gerald Ford dan Jimmy Carter, jelas Pandith, juga memberikan sedikit waktunya untuk turut berdoa pada waktu berbuka puasa.

Presiden George W Bush juga mempunyai Al-Quran di Rumah Putih. "Bush adalah Presiden AS pertama yang melantik seorang Muslim menjadi imam AS untuk misi kebebasan beragama di dunia," jelas Pandith.

Namun, kata Pandith, presiden yang paling menunjukkan kesungguhannya dalam usaha menggapai dunia Islam ialah Presiden Obama. Pandith mengatakan pada pidato inagurasi Obama, lelaki kulit hitam ini telah menyampaikan niatnya mendekati Muslim dunia. Setelah itu, Obama menyampaikan misinya tersebut di Turki pada pidatonya yang terkenal.

"Untuk melakukan ini, Obama yang melakukan penyelidikan untuk pendekatan dengan dunia Muslim," kata Pandith seraya mengatakan ucapan Obama ini dilaksanakan oleh seluruh jabatan di AS.

Diterjemah dari fiqhislam

0 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Hari-hari rakyat susah 2.0 Copyright © sejak 2007 Hari-hari rakyat susah 2.0 Keretaburuk/Tempe Goreng Blogger Template