Thursday, July 14, 2011

PBB: Malaysia telah menggunakan kekuatan berlebihan ke atas demonstrasi

PBB: Malaysia Berlebihan Hadapi Demonstrasi

HHRS 2.0 - Pejabat Hak Asasi Manusia Pertubuhan Bangsa-bangsa menyatakan Malaysia telah menggunakan kekuatan berlebihan ke atas demonstrasi pada Sabtu 9 Julai 2011 lalu. "Kami sangat prihatin atas kekerasan atas demonstrasi damai oleh Kerajaan Malaysia dan secara khusus kecewa melihat penggunaan kekuatan berlebihan oleh polis atas penunjuk perasaan damai di negeri demokrasi maju seperti Malaysia," kata Rupert Colville, jurucakap Pejabat Suruhanjaya Tinggi untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR), 12 Julai 2011.

"Sebagai ahli Majlis Hak Asasi Manusia, Malaysia telah berjanji untuk mempertahankan standard tertinggi dalam perlindungan hak asasi manusia," kata Colville di Geneva seperti dilaporkan dalam laman PBB.

Berdasarkan laporan media, kerajaan Malaysia telah menggunakan gas pemedih mata dan penembak air ke atas demonstrasi di ibu negara Kuala Lumpur. Seorang orang meninggal dunia dan beberapa orang tercerdera dan 1.600 orang ditangkap.

"Ketika polis menyatakan seluruh 1.600 orang penunjuk perasaan yang ditahan telah dibebaskan, kami tetap prihatin mengenai pembalasan ke atas orang-orang ini, sebagaimana atas sejumlah orang yang memimpin demonstrasi, yang dilaporkan masih di tahanan," kata Colville. "Orang-orang ini tidak seharusnya dihukum kerana melakukan hak asasi asas mereka."

OHCHR "tetap secara khusus prihatin atas penahanan enam orang di bawah Undang-undang Darurat dan meminta pembebasan segera." Enam pemimpin politik itu telah ditahan sejak Jun menurut laporan media.

Penahanan ini, kata Colville, adalah "penggera" bagi orang-orang yang menyuarakan haknya untuk menyampaikan pendapat dan mengadakan pertemuan damai. Colville secara khusus merujuk ancaman atas Ambiga Sreenevasan, seorang pemimpin perhimpunan Bersih.

"Tuduhan tidak sesuai kerana pengkhianatan dan penghasutan perkauman dan agama oleh sejumlah tokoh, dalam konteks ancaman mati yang telah dibuat atas Ambiga Sreenevasan, jelas mengejutkan dan tidak kondusif untuk dialog politik yang sihat." (diterjemah dari fiqhislam)

0 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Hari-hari rakyat susah 2.0 Copyright © sejak 2007 Hari-hari rakyat susah 2.0 Keretaburuk/Tempe Goreng Blogger Template