Wednesday, June 15, 2011

Waiting For Superman: Filem Yang Mendedahkan 'Kehebatan' Sistem Pendidikan Amerika


al-ahkam - Kerana sudah disetkan dalam kepala kita semua bahawa Amerika Syarikat itu hebat, sehingga apa sahaja yang datang dari sana sudah pastilah hebat yang tiada cacat celanya.

Bila menyebut tentang pendidikan dan sistemnya, sudah tentulah sistem pendidikan Amerika itu yang terbaik dan yang terhebat sekali. Sistem pendidikan negara lain? Malaysia? Dan lain-lain negara sudah tentu jauh ketinggalan.


Bila anda menonton filem ini. Filem Waiting For Superman, mungkin ketaksuban pemikiran anda tentang ke-super-an Amerika akan anda nilai-ulang kembali.

Filem berbentuk dokumentari ini mendedahkan sisi-sisi kepincangan sistem pendidikan negara berkenaan. Meninjau anak-anak yang tercicir dan ketinggalan dalam pendidikan. Menyelami diri para penjaga kanak-kanak yang kerisauan dengan keterciciran berkenaan.Menentukan masa depan dengan loteri?Menentukan masa depan dengan loteri?Agak kelakar... Dalam filem ini memaparkan bagaimana negara semaju Amerika, untuk menentukan kemasukan ke kolej yang bagus, jika pelajar itu orang susah, bukanlah dengan menduduki ujian atau temuduga. Tetapi mereka menentukannya dengan cara permainan loteri!Dan jangan lupa, Bill Gates pun ada dalam filem ini.

Berikut ini review dari sebuah website tentang filem ini:Pemain: Geoffrey Canada, George Reeves, Michelle Rhee, Bill Strickland, Randi WeingartenBuat orang Timur seperti kita, Amerika jelas adalah sebuah negara yang maju dengan pasti warganya pun mendapatkan pendidikan yang sangat maju pula. Nyatanya, anggapan itu tak sepenuhnya benar. Sistem pendidikan umum yang dijalankan di negeri Paman Sam ini nyatanya tak sebagus yang terlihat dari luar, banyak celah pada sistem yang membuat mereka yang tak terlalu 'beruntung' jadi terlewatkan dari program mencerdaskan bangsa ini.Sistem pendidikan Amerika memang sempat membuahkan orang-orang besar nyatanya tak lagi berjalan sebagaimana mestinya. Semboyan bahwa sistem pendidikan Amerika tak akan menjangkau semua anak ternyata hanyalah sebuah semboyan yang tak berwujud. Jutaan anak Amerika ternyata tak cukup beruntung untuk mengenyam pendidikan ini. Bukannya mendorong mereka untuk lebih maju, sistem pendidikan yang berjalan justru malah seolah menghalangi mereka dari kemajuan.Davis Guggenheim, sutradara yang sempat meraih piala Oscar lewat film dokumenter berjudul AN INCONVENIENT TRUTH di tahun 2006 lalu mencoba membuka mata dunia dengan membuat film dokumenter berjudul WAITING FOR SUPERMAN ini. Para murid, keluarga mereka dan para pengajar adalah sumber materi yang menjadi bahan Davis dalam menyusun kisah tragis berdurasi 102 menit ini.(kpl/roc) [kapanlagi.com]


Genre: DocumentaryRelease Date: January 22, 2010Director: Davis GuggenheimScript: Davis Guggenheim, Billy KimballProducer: Lesley ChilcottDistributor: Paramount VantageDuration: 102 minutesOfficial Site: www.waitingforsuperman.com 

0 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Hari-hari rakyat susah 2.0 Copyright © sejak 2007 Hari-hari rakyat susah 2.0 Keretaburuk/Tempe Goreng Blogger Template