Sunday, June 26, 2011

Ketika Manusia Seperti Binatang


"Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahannam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. "(Al-A'raaf: 179)

Sesungguhnya kebanyakan jin dan manusia itu adalah makhluk yang diciptakan untuk isi neraka jahannam! Mengapa begitu? Ada dua pandangan mengenai hal ini.

Pertama, sudah diketahui di dalam ilmu Allah yang azali, bahawa makhluk-makhluk ini akan masuk neraka jahannam. Hal ini nampaknya tidak memerlukan tindakan nyata yang kerana tindakan ini mereka pantas masuk neraka. Maka, ilmu Allah itu meliputi sesuatu yang tidak terikat pada masa dan tidak terikat pada gerakan nyata yang akan timbul selepas itu dalam alam kebiasaan.

Kedua, ilmu yang azali (yang tidak terikat pada masa dan gerakan dalam alam manusia) bukan yang menggalakkan makhluk-makhluk ini kepada kesesatan yang kerananya mereka layak masuk neraka. Tetapi, yang menyebabkan mereka masuk neraka adalah kerana keadaan dan sikap mereka seperti yang digambarkan dalam nas ayat tersebut.

"... Mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat- ayat Allah )...."

Jadi, mereka tidak mahu membuka hati yang telah diberi kemampuan untuk memikirkan petunjuk-petunjuk keimanan dan hidayah yang terbentang di alam semesta. Juga, di dalam risalah-risalah yang dapat diketahui oleh hati yang terbuka dan pandangan yang celik.

Namun, mereka tidak mahu membuka mata mereka untuk melihat tanda-tanda kekuasaan Allah di alam semesta. Juga tidak mahu membuka telinga mereka untuk mendengar ayat-ayat Allah yang dibacakan (Al-Quran).

Mereka telah mengabaikan peranti-peranti yang telah diberikan kepada mereka ini. Mereka tidak mahu menggunakannya. Mereka hidup dalam kelalaian dan tidak mahu memikirkan dan merenungkan.

".... Mereka itu seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. "

Orang-orang yang lalai terhadap ayat-ayat Allah di alam semesta dan di dalam kehidupan, dan yang lalai terhadap peristiwa-peristiwa yang berlaku pada diri mereka dan orang lain. Sehingga, tidak melihat adanya tangan Allah pada semua itu. Maka, mereka itu bagaikan binatang ternak bahkan lebih sesat lagi.

Binatang ternakan mempunyai peranti-peranti instingtif yang dapat memimpin mereka. Sedangkan, jin dan manusia ditambah lagi dengan kalbu yang dapat memahami, mata yang dapat memandang, dan telinga yang dapat menangkap suara.

Apabila mereka tidak membuka hati, mata, dan pendengaran mereka untuk memikirkan dan merenungkan ketika mereka menempuh kehidupan dengan lengah, maka mereka itu lebih sesat daripada binatang ternak yang cuma dibekalkan fitrah sahaja. Sesudah itu, mereka akan menjadi isi neraka jahanam.

Qadar Allah berlaku pada mereka, sesuai dengan kehendak-Nya ketika menciptakan mereka dengan persiapan-persiapan dan potensi-potensi itu. Dia juga telah membuat peraturan mengenai pembalasannya.

Maka, orang yang demikian sifat dan sikapnya, sebagaimana diketahui Allah dalam ilmu-Nya yang qadim, adalah isi neraka jahanam sejak mereka ada! (fiqhislam)

2 comments:

Anonymous said...

Anwar yang terang terang bogel dan telanjang tu juga yang ko taksubkan hehehe

Anonymous said...

gambar orang pegang bendera umno je yang mcm binatang

gambar lancau2 yang pegang bendera pas pkr dap yang terpekik terlolong macam binatang haprak tu tak ada plak

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Hari-hari rakyat susah 2.0 Copyright © sejak 2007 Hari-hari rakyat susah 2.0 Keretaburuk/Tempe Goreng Blogger Template