Thursday, June 2, 2011

Bacaan untuk pemimpin dan kroni yang merompak wang rakyat


HHRS 2.0 - Orang tamak pada hakikatnya menurut al-Ghazali adalah orang fakir, mengutip pendapat Umar bin Khattab ra ia mengakatan; "Sesungguhnya tamak adalah kefakiran, sementara membuang iri hati terhadap rezeki orang lain justru adalah kekayaan."


Sifat tamak dan dengki biasa berjalan bersama. Keduanya sama-sama merosakkan kehidupan seorang mukmin. Diriwayatkan dari Abu Ayyub al-Ansari Rasulullah SAW pernah menasihatinya: "Jika engkau solat, lakukanlah solatmu itu seakan-akan terakhir kalinya (hampir untuk mati), janganlah bercakap dengan pembicaraan yang membuatmu kelak tidak dapat memberikan alasannya dan jangan berharap terhadap sesuatu yang sudah dipegang orang lain. "


Nafsu manusia jika tidak dikawal iman sangat mudah jatuh pada sifat ketamakan. Jika manusia memiliki satu lembah emas, tentu dia mahukan yang keduanya. Dan apabila ia telah memiliki dua lembah emas, tentu ia menginginkan yang ketiga. Kata para ulama, tidak ada yang dapat memenuhi perut mereka kecuali mati. Selama manusia bernafas, ia selalu saja digoda syaitan dengan ketamakan dan dengki.


Janganlah dibiarkan kerakusan sebati di dalam hati kita. Ada kecenderungan orang yang rakus itu menjadi jahat, merasa ringan berbuat maksiat bahkan rela mengorbankan kemuliaan, sekadar untuk memuaskan cita-cita nafsunya.


Hati-hatilah dengan sifat rakus. Rakus itu merosakkan tatanan kehidupan. Hatinya selalu bergejolak bagaimana memenuhi keinginan nafsunya sahaja. Kerakusan harus kita lemahkan. Sifat ini biasanya mencengkam jiwa di saat kita mulai memiliki sifat iri dengki. Dan kadang bermula dari angan-angan/imajinasi kosong kita tentang harta.Kerakusan dapat kita lemahkan dengan belajar hidup sederhana, wara 'dan qana'ah.


Tamak dan rakus kepada dunia, boleh menyebabkan hati seseorang terumbang-ambing dan selalu dikejar-kejar nafsu untuk menumpuk harta sebanyak-banyaknya.angkuh, cinta akan dunia, tidak amanah dan iri hati. Jadi tamak tidak saja merosakkan kadar iman, tetapi juga membuka pintu kegagalan hidup. Wallahu a'lam bisshawab.(diterjemah dari fiqhiislam)

0 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Hari-hari rakyat susah 2.0 Copyright © sejak 2007 Hari-hari rakyat susah 2.0 Keretaburuk/Tempe Goreng Blogger Template