Tuesday, May 31, 2011

Kenapa Pohon Gharqad Melindungi Yahudi

5

Jawapannya sudah dijawab dalam hadis tentang pohon itu, iaitu pokok Gharqad pohon orang Yahudi. Sehingga pohon itu akan melindungi mereka dari  umat Islam.

Dari Abi Hurairah ra. bahawa Nabi SAW bersabda, "Tidak akan terjadi hari kiamat hingga kalian (muslimin) memerangi Yahudi, kemudian batu berkata di belakang Yahudi," Wahai muslim, inilah Yahudi di belakangku, bunuhlah! "(HR Bukhari dan Muslim dalam Shahih Jami 'Ash-Shaghir no. 7414

لا تقوم الساعة حتى يقاتل المسلمون اليهود، فيقتلهم المسلمون حتى يختبئ اليهودي من وراء الحجر والشجر، فيقول الحجر أو الشجر: يا مسلم، يا عبد الله، هذا يهودي خلفي، فتعال فاقتله.. إلا الغرقد، فإنه من شجر اليهود" (ذكره في: صحيح الجامع الصغير أيضًا -7427)

Tidak akan terjadi hari kiamat, hingga muslimin memerangi Yahudi. Orang-orang Islam membunuh Yahudi sampai Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon. Namun batu atau pohon berkata, "Wahai muslim, wahai hamba Allah, inilah Yahudi di belakangku, kemarilah dan bunuh saja. Kecuali pohon Gharqad (yang tidak demikian), kerana termasuk pohon Yahudi." (HR Muslim dalam Shahih Jami 'Ash-Shaghir no. 7427)

Hadis di atas dari segi kekuatan sanadnya termasuk hadits shahih tanpa perbezaan pendapat. Dan termasuk dari tanda-tanda kenabian Rasulullah SAW yang berkaitan dengan mukjizat yang akan terjadi di masa yang akan datang.

"Sejarah adalah Ingatan" lupa sejarah = hilang ingatan

Ada hal yang kurang kita sedari selama ini. Iaitu bahawa hadis ini baru terasa relevan di zaman sekarang ini saja. Sepanjang 14 abad lamanya,orang tidak ambil berat tentang hadis ini di zamannya. Mengapa?

Sebab di masa mereka hidup, sejarah Yahudi tidak seperti sekarang. Mereka belum lagi menjadi sebuah negara super power yang ampuh. Keangkuran Yahudi dengan negara Israelnya belum pernah ada sepanjang 14 abad itu. Keberadaannya baru muncul di abad ke-20 ini atau abad 14 hijriyah.

Orang Yahudi sepanjang sejarah Islam, justru selalu berada di bawah perlindungan negeri-negeri Islam. Komuniti Yahudi selalu dimusuhi oleh semua bangsa dan negara sepanjang sejarah. Kemuniti Yahudi dibelasah oleh Nazi Jerman di masa pemerintahan Hitler. Hampir tidak ada tempat buat Yahudi kecuali di dalam negeri Islam. Mereka selamat apabila tinggal di wilayah khilafah Islam, kerana undang-undang Islam melarang memerangi ahlu zimmah (kafir zimmi).

Salah satu pemerintah kerajaan yang anti Yahudi adalah Sepanyol Kristian. Ketika Sepanyol dikuasai rejim Katolik, bukan hanya umat Islam yang diusir, tetapi termasuk juga kalangan Yahudi. Tidak ada satu pun tanah di dunia ini yang mahu menampung bangsa ini, kecuali penguasa muslim Turki Utsmani.

Maka selama 14 abad itu, hadits ini cukup mengherankan umat Islam. Bagaimana mungkin umat Islam yang selama ini melindungi bangsa Yahudi serta mengharamkan darah mereka, lantaran mereka termasuk ahlu zimmah, tiba-tiba akan memerangi Yahudi sampai mati. Bahkan batu dan pohon akan memerintahkan umat Islam untuk membunuh mereka juga.

Teka-teki hadits ini baru terjawab pada tahun 1948, ketika komuniti Yahudi dunia melakukan agresi, penjajahan dan menceroboh sebuah negeri Islam merdeka, Palestin. Dan pada tahun 1967 semakin jelas lagi hadits ini, kerana ternyata komuniti Yahudi yang selama 14 abad hidup di bawah perlindungan, asuhan dan kerahiman umat Islam, tiba-tiba berubah menjadi serigala liar yang mengakibatkan perang Arab-Israel.

Barulah di masa sekarang ini hadits ini menjadi lebih bermakna, setelah terbongkarnya isteri. Ternyata Yahudi yang selama ini hidup di bawah asuhan dan kasih sayang umat Islam, tiba-tiba jadi makhluk buas meragut nyawa manusia.

Dan menarik untuk diperhatikan, bahwa Yahudi sudah mempersiapkan apa yang mereka dapat di masa sekarang ini. Bahkan ada yang mengatakan sejak ribuan tahun yang lalu. Konon terbentuknya negara-negara super power, penjajahan barat atas dunia timur, naiknya para kakitangan masing-masing di negara adidaya, semua tidak lepas dari senario mereka. Inggeris (kolonial) di masa lalu dan Amerika (Imperialis) di masa sekarang, tidak lain hanyalah alat yang disiapkan untuk mewujudkan cita-cita pembentukan Israel.

Oleh itu mustahil meminta Amerika untuk menekan Israel agar menghentikan serangan mereka ke negeri Islam. Adanya hak veto di PBB semakin membuktikan bahwa PBB pun termasuklah alat yang diciptakan oleh mereka.

Kepastian Kekalahan Yahudi

Selain terkuaknya misteri hadis ini di abad 14 hijriyah, hadits ini sangat tegas menyebutkan kepastian kehancuran bangsa pengingkar Allah dan Nabi ini. Bahkan pohon dan batu pun akan ikut membantu umat Islam dalam menumpaskan mereka.

Oleh itu, hadis ini juga menjadi penghibur derita, pelipur lara dan pembangkit harapan buat umat Islam yang sempat merasakan kebengisan Yahudi secara lebih nyata. Bahawasanya Israel yang bukan manusia itu pasti akan dikalahkan. Ini adalah sebuah kepastian, kerana yang memberitahu bukan sembarang orang. Yang memberitahu adalah seorang yang paling dekat kepada Allah SWT, iaitu Nabi Muhammad SAW.

Yang menarik juga, di dalam hadis ini Rasulullah SAW menyebutkan sebuah nama pokok, iaitu Gharqad. Pohon ini milik Yahudi, sehingga kalau ada Yahudi sembunyi di baliknya dari kejaran umat Islam, pokok ini tidak akan berbicara. Sebaliknya, pokok ini akan melindungi Yahudi, kerana pokok ini milik mereka.

Dan mengapa pohon gharqad itu yang melindungi yahudi?

Benar bahawa semua benda itu ciptaan Allah. Dan seharusnya semuanya tunduk dan patuh kepada kehendak-Nya. Bukan hanya pohon, bahkan tanah, langit, bumi, serta semua isinya, tunduk kepada Allah, baik secara terpaksa maupun secara sukarela.

Sebenarnya jin kafir atau Iblis sekalipun, juga makhluk ciptaan Allah. Kalau Allah kehendaki, boleh saja Iblis tidak kafir. Kalau Allah kehendaki, boleh saja tidak ada senario Iblis ingkar atas perintah Allah SWT untuk sujud kepada Adam alaihissalam.

Tapi yang kita tahu, semua itu adalah kehendak Allah SWT. Sehingga kita dapati Iblis melakukan tindakan kemungkaran yang dilarang, bahkan membangkang terhadap perintah Allah SWT. Kalau pakai logika anda, seharusnya Iblis tidak boleh membangkang, bukankah dia itu makhluk Allah?

Tetapi sekali lagi, kita beriman kepada Allah SWT dan juga kepada sifat-sifat-Nya. Dan salah satu sifat Allah SWT adalah berkehendak. Di antara kehendak-kehendak Allah itu, Allah SWT ternyata menghendaki Iblis membangkang.

Kembali ke pohon Gharqad, tentu saja bukan kafir. Sebab istilah kafir itu hanya berlaku buat dua jenis makhluk saja, iaitu jin dan manusia. Selebihnya semua tunduk kepada apa yang Allah kehendaki.

Maka pohon Gharqad itu kalau kita lihat dari kacamata hakikat, justru sangat tunduk kepada Allah. Dalam erti dia tunduk kepada senario dari Allah untuk menjadi pohon yang melindungi Yahudi di akhir zaman. Tetapi tidak perlu kita klasifikasikannya sebagai pohon kafir.

Yang kafir itu hanyalah Yahudi, iaitu mereka ingkar dan membangkang dari ketentuan Allah SWT yang bersifat formal. Akhirnya, Yahudi tetap akan masuk neraka, semuanya dan tidak keluar-keluar lagi dari sana selamanya. Kecuali Yahudi yang taubat dan sempat masuk Islam, maka mereka adalah saudara kita. (diterjemah dari Yasermaster)


0 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Hari-hari rakyat susah 2.0 Copyright © sejak 2007 Hari-hari rakyat susah 2.0 Keretaburuk/Tempe Goreng Blogger Template